Slide 1

Keindahan Jalan Tol Cisumdawu dan Dukungan Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Barat


15 Januari 2020 |   Berita/Umum  |   554

Keindahan Jalan Tol Cisumdawu dan Dukungan Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Barat

Jakarta - Jalan tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) yang terbangun sepanjang 61,5 Km merupakan salah satu ruas jalan tol di wilayah Jawa Barat yang memiliki keunikan mulai dari proses pengerjaan hingga menjadi salah satu jalan tol terindah di Indonesia.

"Kehadiran jalan tol Cisumdawu juga diharapkan mendongkrak petumbuhan ekonomi di setiap kawasan yang dilintasinya dan menjadi penunjang Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Majalengka dan menjadi salah satu akses yang mempercepat kendaraan logistik menuju Pelabuhan Patimban," Kepala BPJT Danang Parikesit

Tol Cisumdawu dilihat secara kontur dan secara visual, merupakan tol yang terindah di Indonesia saat ini. Di atas terowongan juga nantinya ditambahkan ornamen berupa tumbuh-tumbuhan yang diharapkan memperindah lansekap tiap ruas tolnya.

Insinyur berbakat Indonesia mampu bekerja dengan baik menggunakan teknologi yang telah diterapkan dan kondisi medan yang tidak mudah dilintasi.

Para tenaga kerja Indonesia memiliki daya saing tinggi yang tidak kalah hebatnya dengan pekerja dari negara lain, sehingga ketika menemukan beberapa kendala yang berkaitan dengan tanah dapat diatasi secara bertahap hingga tahap penyelesaian.

Jalan Tol Cisumdawu dibangun secara bersamaan oleh Pemerintah dan Badan Usaha. Untuk konstruksi Seksi 1 & 2 sepanjang 29 Km dibangun oleh Kementerian PUPR dengan menggunakan dana APBN rupiah murni dan pinjaman Pemerintah China. Kemudian Seksi 3-6 sepanjang 32,8 Km dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT) dengan nilai investasi sebesar Rp 8,41 triliun.

Danang mengatakan Kementerian PUPR telah mengambil alih sebagian porsi pengerjaan tol proyek Tol Cisumdawu seksi II dari kontraktor asal China. “Sebelumnya untuk porsi kontraktor China sebesar 65%  dengan Pemerintah yaitu sebesar 35%. Namun, saat ini pengerjaannya telah menjadi 45% oleh kontraktor asal China dan 55% oleh Kementerian PUPR,” ujarnya. Pemerintah bersama BUJT terus menggenjot pengerjaan tiap ruas Jalan Tol Cisumdawu yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2020.

Untuk Seksi 1 ruas Cileunyi–Tanjungsari sepanjang 12 km, Seksi 2 ruas Tanjungsari–Sumedang sepanjang 17,51 Km, pembangunannya terbagi dalam 2 fase, yaitu fase I sepanjang 7,23 Km, dan Fase II sepanjang 10,7 Km.

Kemudian Seksi 3 ruas Sumedang-Cimalaka sepanjang 4 Km, Seksi 4 ruas Cimalaka-Legok sepanjang 8,20 km dan Seksi V Legok–Ujungjaya sepanjang 14,90 Km, Seksi 6 Ujungjaya–Kertajati 6,06 Km belum dimulai konstruksinya. (BJPT/Dms)

SHARE: