berita

Memiliki Kondisi Topografi Wilayah Beragam, Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2 hingga 6 Terus Dikebut Penyelesaiannya

Memiliki Kondisi Topografi Wilayah Beragam, Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2 hingga 6 Terus Dikebut Penyelesaiannya

Bandung - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus mendorong penyelesaian konstruksi Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) khususnya pada Seksi 2 hingga 6. Anggota BPJT Unsur Akademisi Eka Pria Anas bersama Plh. Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR Mahbullah Nurdin melakukan kunjungan lapangan mengecek progres konstruksi Jalan Tol Cisundawu dari Seksi 2 hingga 6.

Melihat secara langsung pelaksanaan konstruksi dilapangan, juga banyak ditambahkan sejumlah para pekerja di lapangan dan ketersediaan alat berat guna mempercepat progres penyelesaian konstruksi Jalan Tol Cisumdawu karena Jalan Tol ini memiliki topografi wilayah yang beragam mulai dari dataran rendah, perbukitan hingga pegunungan yang cukup rumit agar dapat segera terselesaikan.

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp. 5,5 triliun. Dari keenam seksi, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km dan Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km dikerjakan oleh Pemerintah. Seksi 1 sudah operasional 100%, sedangkan progres konstruksi untuk Seksi 2 sudah mencapai 97,94% dan akhir tahun 2022 akan selesai konstruksinya.

Kemudian Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Untuk Seksi 3 dari Sumedang ke Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100%.

Untuk pembangunan Seksi IV Cimalaka - Legok (8,2 Km) konstruksi sudah 36,69%. Selanjutnya Seksi V A&B Legok - Ujung Jaya (14,9 Km) konstruksi sudah 42,63% dan 61,24%. Sedangkan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progres konstruksinya sudah 99,77%.

Untuk Junction Dawuan yang terkoneksi dengan Jalan Tol Cipali progresnya sudah mencapai 98,33% dan secara keseluruhan ditargetkan akan selesai konstruksinya menjelang akhir tahun 2022.

Kehadiran Jalan Tol Cisumdawu nantinya juga dapat memberikan peran penting sebagai konektivitas pendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan membuka banyak peluang usaha baru di wilayah Jawa Barat khususnya di wilayah Cileunyi - Sumedang - Dawuan dan sekitarnya.

Dengan kelancaran waktu dan jarak tempuh yang dapat dipangkas melalui kehadiran Jalan Tol Cisumdawu, tentunya akan semakin meningkatkan pendistribusian barang dan jasa serta menghemat operasional bahan bakar kendaraan.

Jalan Tol Cisumdawu juga merupakan salah satu Jalan Tol terindah di Indonesia dengan pemandangan perbukitan dan gunung disekeliling tol yang dapat dijumpai ketika cuaca cerah dan dapat melihat pemandangan 3 gunung tersebut, yaitu Gunung Tampomas, Manglayang dan Patuha.

Selain itu keberadaan Jalan Tol Cisumdawu menjadi akses pendukung menuju tempat wisata seperti di sekitar Sumedang. Para pengendara bisa menikmati pemandangan alam di Jalan Cadas Pangeran, menuju ke kota Sumedang sambil menikmati kuliner tahu sumedang, Alun-alun Sumedang, Museum Prabu Geusan Ulun dan Taman Hutan Raya Gunung Kunci dan Palasari. (BPJT/Dms)

Share Berita Ini

Berita Terkait