Slide 1

Kunjungan Lapangan Kepala BPJT Tinjau Akses Bandara Kertajati dan Jalan Tol Cisumdawu Seksi 6


24 Februari 2021 |   Berita/Umum  |   698

Kunjungan Lapangan Kepala BPJT Tinjau Akses Bandara Kertajati dan Jalan Tol Cisumdawu Seksi 6 Foto : Kunjungan Lapangan Kepala BPJT Tinjau Akses Bandara Kertajati dan Jalan Tol Cisumdawu Seksi 6

Jakarta - Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit bersama Staf Ahli Menteri PUPR Bid. Sosial Budaya & Peran Masyarakat Sudirman melaksanakan peninjauan lapangan pada beberapa waktu lalu. Kunjungan dilaksanakan dengan meninjau lokasi pembangunan Akses menuju Bandara Internasional Kertajati (BIJB) dan pembangunan Jalan Tol Cisumdawu Seksi 6.

Hingga saat ini progres konstruksi Akses Bandara Kertajati (Paket 1-2) sudah berjalan sekitar 53-56%, Jalan Tol sepanjang 3,38 km tersebut akan menghubungkan bandara dengan Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) dan Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu). Sementara untuk Seksi 6 Jalan Tol Cisumdawu ruas Ujung Jaya - Dawuan (6,07 Km) konstruksi sudah berjalan 14,21%.

Jalan Tol Cisumdawu Seksi I Phase III, Seksi II Phase I, dan Seksi II Phase II sepanjang 27,62 Km yang dibangun oleh Pemerintah telah mencapai progres konstruksi yaitu sebesar 84,38% dengan terbagi menjadi Seksi I Phase III Cileunyi - Rancakalong (10,57 Km), Seksi II Phase I Rancakalong - Ciherang (6,35) Km), dan Seksi II Phase II Ciherang - Sumedang (10,70 Km).

Kemudian, Seksi III, IV, V, VI yang dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol sepanjang 33,22 Km saat ini progresnya telah mencapai 28,55% dengan terbagi menjadi Seksi III Sumedang - Cimalaka (4,05 Km) konstruksi sudah 100% rampung, Seksi IV Cimalaka - Legok (8,20 Km), Seksi V Legok - Ujung Jaya (14,90 Km).

Sebagai informasi, Akses BIJB Kertajati memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan segitiga kawasan pertumbuhan ekonomi, yaitu Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, dan kawasan di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta sebagai sebuah kawasan industri yang saling terkoneksi dan saling mendukung agar berdaya saing. (BPJT/Dms)

SHARE: