Slide 1

Groundbreaking Modifikasi Simpang Susun Romokalisari Jalan Tol Surabaya - Gresik


09 Oktober 2020 |   Berita/Umum  |   56

Groundbreaking Modifikasi Simpang Susun Romokalisari Jalan Tol Surabaya - Gresik

Surabaya -  Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR terus berupaya mendukung kebijakan Pemerintah untuk terus melaksanakan program kerja bagi penyelenggaraan Jalan Tol baik yang masih tahap konstruksi maupun yang sudah beroperasi. Pada Jum'at (9/10/20) telah dilaksanakan Groundbreaking Modifikasi Simpang Susun Romokalisari Jalan Tol Surabaya - Gresik sepanjang 1,6 Km. 

Pelaksanaan modifikasi Simpang Susun Romokalisari pada Jalan Tol Surabaya - Gresik dengan biaya konstruksi ± Rp. 503 Miliar nantinya dapat memberikan peran serta dalam menurunkan biaya operasional, mempercepat waktu tempuh berkendara, maupun kelancaran logistik barang dan jasa di Jawa Timur.

Hadir pada acara tersebut Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian (Mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono), Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit, dan Direktur Utama PT Margabumi Matraraya Yenny Shintawati.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR dan PT Margabumi Matraraya karena paling penting adalah percepatan konektivitas. Karena selama ini warga di Gresik menggunakan jalan akses, sehingga dengan dibangunnya simpang susun ini warga Gresik dapet akses langsung ke Tol dengan cepat maupun ke wilayah surabaya.

Dirjen Bina Marga Kementeria PUPR Hedy Rahadian mengatakan, modifikasi akses simpang susun ini merupakan sutu kesempatan yang harus dimanfaatkan secara baik untuk kemudahan masyarakat, sehingga eprlu memperhatikan kualitas konstruksi agar tetap terjamin dan terus terjaga. 

"Kita tetap bekerja, berinvestasi, dan terfokus dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sebagai dampak COVID-19," kata Hedy.

Ditambahkan Kepala BPJT Danang Parikesit, groundbreaking ini meberikan peran penting dan manfaat luas bagi masyarakat. "Hal ini merupakan salah satu tema besar, yaitu kehadiran jalan tol sebagai nilai tambah bagi pembangunan di sekitar koridor yang terkoneksi dengan jalan tol dan pelabuhan serta jalan tol dengan Stadion Gelora Bung Tomo," ujarnya.

Sementara Direktur Utama PT Margabumi Matraraya Yenny Shintawati mengatakan, penyelesaian konstruksi modifikasi Simpang Susun Romokalisari Jalan Tol Surabaya - Gresik ditargetkan dapat beroperasi pada Juli 2021 mendatang.

Jalan Tol Surabaya–Gresik sepanjang 20,70 Km yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur dan sudah beroperasi sejak tahun 1993. Kehadiran ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Jawa Timur khususnya di wilayah Surabaya Barat.

Sebagai informasi, dimulainya pembangunan modifikasi Simpang Susun ini nantinya menjadi akses pendukung menuju Stadion Gelora Bung Tomo yang rencananya akan menjadi salah satu tuan rumah dalam pelaksanaan Piala Dunia U20 tahun 2021. Selain itu juga mempercepat akses lalu lintas kendaraan menuju JLLB ( Jalan Lingkar Luar Barat ) dan Terminal Teluk Lamong yang tersambung dengan Jalan Tol Surabaya - Gresik. (BPJT/Dms)

SHARE: