Slide 1

Progres Jalan Tol Manado-Bitung Sudah Mencapai 53,47%


Rabu, 30/01/2019 00:00:00 WIB |   Pembangunan/Pembangunan Jalan Tol  |   144

Jalan Tol Manado-Bitung sepanjang 39 Km saat ini progres konstruksi sudah mencapai 53,47% (Status 25 Januari 2019). Jalan tol pertama di Sulawesi Utara ini ditargetkan akan beroperasi pada Mei 2019 untuk Seksi I dan Desember 2019 untuk Seksi II.

Jalan Tol Manado-Bitung memiliki dua seksi yaitu, Seksi I Ring Road Manado-Sukur-Air Madidi sepanjang 14 Km yang saat ini dalam tahap progres konstruksi sebesar 79,77 % dan Seksi II Air Madidi-Bitung sepanjang 25 Km dengan progres konstruksi mencapai 38,74%. Jalan tol ini memiliki lima Simpang Susun (SS) yaitu, SS Sukur, SS Air Madidi, SS Kauditan, SS Danowudu dan SS Bitung.

Saat libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 jalan tol ini beroperasi secara fungsional pada Seksi IB (Sukur-Air Madidi) dan Seksi IIA (Air Madidi-Danowudu) guna membantu kelancaran arus transportasi menjelang libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Pengoperasian secara fungsional ini hanya untuk kendaraan kecil saja dan berlaku mulai 24 Desember 2018 sampai 1 Januari 2019 untuk arah Manado ke Bitung. Sementara untuk arah Bitung ke Manado berlaku sejak tanggal 2 Januari sampai 5 Januari 2019. Beroperasinya jalan tol ini secara fungsional juga dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan Jalan Tol Manado-Bitung sebagai jalan tol pertama di Sulawesi Utara.

Jalan Tol Manado-Bitung merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sehingga akan menurunkan biaya logistik.

Kehadiran Jalan Tol Manado-Bitung yang menghubungkan Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat atas permasalahan arus serta volume lalu lintas yang semakin padat.

Jalan Tol dengan nilai investasi 5,12 Triliun ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran akses Pelabuhan Internasional Bitung sebagai salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur. Hal ini akan mempersingkat lalu lintas barang dan jasa yang sebelumnya harus melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Sebagai informasi Jalan Tol Manado-Bitung dikelola oleh PT. Jasamarga Manado Bitung yang merupakan anak perusahaan PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Untuk kepemilikan sahamnya terdiri dari PT. Jasa Marga (Persero) Tbk 65%, PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk 20% dan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk 15%.

SHARE: