Evaluasi Tol Fungsional Sigli–Banda Aceh: Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan


Banda Aceh— Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mendampingi Komisi V DPR RI dalam kunjungan kerja pada 9 April 2026  untuk mengevaluasi operasional Jalan Tol Fungsional Sigli–Banda Aceh yang telah difungsikan sementara selama periode Lebaran 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur di lapangan sekaligus memastikan kesiapan layanan dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Peninjauan difokuskan pada Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 sepanjang 25,68 kilometer yang menghubungkan Padang Tiji hingga Seulimeum. Ruas ini menjadi salah satu jalur strategis yang difungsikan selama arus mudik dan arus balik guna meningkatkan kapasitas jaringan jalan serta mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di jalur eksisting.

Berdasarkan hasil evaluasi, selama periode 13 hingga 29 Maret 2026, ruas tol fungsional tersebut telah dilalui sebanyak 82.663 kendaraan. Pengoperasian sementara ini dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung kelancaran lalu lintas, khususnya pada periode puncak pergerakan masyarakat selama Lebaran.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Wilan Oktavian, menyampaikan bahwa secara umum kondisi ruas tol fungsional tersebut telah mampu melayani pengguna jalan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa pekerjaan konstruksi yang terus diselesaikan. “Saat ini masih terdapat pekerjaan perapihan lereng yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, dengan target penyelesaian konstruksi pada akhir Mei 2026,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pengoperasian jalan tol, termasuk pada ruas yang masih berstatus fungsional. Oleh karena itu, berbagai upaya perbaikan dan penyempurnaan terus dilakukan agar pada saat dioperasikan secara penuh nantinya, ruas tol ini telah memenuhi seluruh standar pelayanan minimal yang ditetapkan.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan serta bentuk dukungan pemerintah bersama DPR RI dalam memastikan pembangunan infrastruktur jalan tol berjalan sesuai dengan rencana, baik dari sisi kualitas konstruksi, keselamatan, maupun kesiapan operasional. Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan Jalan Tol Sigli–Banda Aceh dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh dan sekitarnya.(BPJT/MHN/GR)