Jakarta, 7 April 2026 — Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) turut menghadiri Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dalam rangka pembahasan capaian kinerja serta evaluasi program infrastruktur nasional, khususnya pasca periode Lebaran 2026.
Rapat ini dihadiri oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Sekretaris Jenderal Wida Nurfaida, Inspektur Jenderal Maulidya Indah Junica, Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar, Direktur Jenderal Prasarana Strategis Bisma Staniarto, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Boby Ali Azhari, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Rachman Arief Dienaputra, serta Kepala BPJT Wilan Oktavian.
Rapat kerja ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program infrastruktur sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam paparannya menyampaikan capaian pembangunan yang telah dilaksanakan serta strategi penguatan ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PU menegaskan bahwa target pembangunan infrastruktur tahun 2026 tetap dapat terpenuhi, meskipun terdapat dinamika dalam penganggaran yang memerlukan penyesuaian secara cepat dan cermat.
“Target infrastruktur untuk masyarakat pada tahun 2026 tetap dapat kami penuhi. Kami menyadari bahwa dinamika penganggaran memerlukan penyesuaian pendanaan yang lebih cepat dan lebih cermat agar target program secara menyeluruh tetap tercapai serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Dody Hanggodo.
Melalui evaluasi pasca Lebaran ini, pemerintah memastikan bahwa seluruh program infrastruktur berjalan secara efektif, tidak hanya dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Rapat kerja ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur nasional yang lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (BPJT/WM/GR)










