Slide 1

Jembatan Tol Suramadu Bebas Tarif Tol


Senin, 29/10/2018 00:00:00 WIB |   Pembangunan/Pembangunan Jalan Tol |   93

Presiden Joko Widodo mengumumkan pembebasan tarif tol Jembatan Tol Surabaya - Madura (Suramadu), di Bentang Tengah Jembatan Suramadu, Sabtu (27/8). Turut hadir pada acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dibebaskannya tarif Jembatan Tol Suramadu tidak diambil hanya dengan memperhitungkan untung dan rugi semata, tapi juga kepentingan masyarakat yang jauh lebih besar.

"Negara itu tidak berhitung untung atau rugi. Negara itu berhitung berkaitan dengan keadilan sosial, yang berkaitan dengan rasa keadilan, dan kesejahteraan. Itu yang dihitung," ujar Presiden Joko Widodo.

Presiden mengungkapkan persoalan yang sedang dihadapi Madura. Sebelumnya, sempat ada investasi yang mencoba masuk ke Madura. Namun, dikarenakan biaya logistik yang mahal, rencana investasi tersebut urung terlaksana.

Oleh karenanya, dengan pembebasan tarif Tol Jembatan Nasional Suramadu ini, selain menurunkan biaya logistik, Presiden Joko Widodo juga ingin agar perekonomian dan turisme di Madura semakin bergeliat sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya.

"Kita ingin sektor turisme, properti, dan investasi bisa betul-betul bergerak di Madura sehingga terbuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya," kata Presiden.

Pembebasan tarif Jalan Tol Jembatan Suramadu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 98 Tahun 2018 tentang Jembatan Surabaya-Madura. Pasal 1 Perpres tersebut tertera pengoperasian Jembatan Suramadu sebagai jalan tol diubah menjadi jalan umum tanpa tol. Selain itu, pada Pasal 2 Perpres tersebut, Presiden RI juga menetapkan penyelenggaraan Jembatan Surabaya-Madura sebagai jalan umum tanpa tol dilaksanakan oleh Menteri yang menyelenggarakan pemerintahan di bidang jalan.

Jembatan Tol Suramadu diresmikan pemakaiannya oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009. Jembatan Tol Suramadu adalah jembatan yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (di Bangkalan, tepatnya Timur Kamal), Indonesia. Dengan panjang 5,4 Km, jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian, yaitu jalan layang (causeway) jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge).

Turut hadir mendampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna, Direktur Jalan Bebas Hambatan Perkotaan dan Fasilitas Jalan Daerah Ditjen Bina Marga Hedy Rahadian, Kepala BBPJN VIII I Ketut Darmawahana, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra. S. Atmawidjaja.

SHARE: