Slide 1

Jasa Marga Lebarkan Tol Jagorawi


Rabu, 20/11/2013 11:42:55 WIB |   Berita/Umum |   269

Sumber: Suara Karya, 27 September 2013

JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk tengah melakukan pelebaran jalan di ruas Tol Jagorawi. Untuk melebarkan jalan sepanjang 9,5 kilometer (km) dua arah itu, perseroan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 129 miliar. Pelebaran jalan dilakukan pada km 27 sampai km 37 Jakarta-Bogor sepanjang 9,5 km dan km 37 hingga km 27 Bogor-Jakarta sepanjang 9,5 km.
“Di ruas tersebut, V/C ratio (rasio kepadatan) sudah di atas 0,8. Karena di perjanjian usaha kita harus mempertahankan rasio 0,8, atau mendekati. Jadi, kita harus ikhtiar melebarkan,” kata General Manager Tol Jagorawi Hardjono Santoso di Jagorawi, Kamis (26/9).
Menurut dia, jika rasio terhadap jumlah kendaraan yang melintas jalan tersebut mencapai 1 maka sudah terbilang padat Jika lebih dari 1, maka kendaraan jalan tol tersebut sudah parah, stagnan, dan cenderung tidak bergerak.
Sementara Pimpinan Proyek Pelebaran Jalan Tol Jagorawi, Edward Silitonga menambahkan, proyek yang menghabiskan dana Rp. 129 miliar tersebut ditargetkan akan selesai pada akhir 2013. “Dari arah Jakarta ke Bogor Rp 65 miliar, dan sebaliknya dari Bogor ke Jakarta itu Rp. 64 miliar,” ujarnya.
Jalan tol tersebut, dilebarkan sepanjang 3,75 m sehingga menjadi 4 lajur karena sebelumnya 3 lajur. Proyek ini dikerjakan mulai April 2013 lalu dan ditargetkan selesai pada Desember tahun ini. Saat ini progresnya sudah mencapai 40 persen.
Selain itu, untuk meningkatkan layanan , Jasa Marga juga telah memasang lampu penerangan LED dengan menggunakan tenaga listrik di sepanjang jalan tol yang panjangnya mencapai 57 km.
PT Jasa Marga Tbk merupakan BUMN operator jalan tol terbesar di Indonesia. Lebih dari 10 ruas tol di Indonesia dikelola oleh perseroan dan memiliki tariff yang bermacam-macam. Diantara 10 ruas tol itu, Tol Jagorawi memiliki tariff paling murah.
Dari informasi yang didapat ruas tol termurah milik Jasa Marga yaitu tol Jagorawi memiliki tariff tol terbuka Rp. 2000. Hal tersebut pun dibenarkan oleh Kepala Humas Jasa Marga Tbk, Wasta Gunadi. “Iya, saat ini memang yang termurah Jagorawi,” kata Wasta.
Tarif tol terbuka tersebut yaitu untuk kendaraan golongan 1 mulai dari Cawang hingga Cibubut. Sedangkan tariff tertutup mulai dari Cibubur hingga Ciawi dikenakan tariff Rp. 7000 untuk golongan I. “Tarif itu belum naik, naik tahun ini. Terakhir naik tahun 2011 kemarin,” ujar Wasta.
Perhitungan tariff tersebut ditentukan berdasarkan tariff per km. Karena jalan tol ini terhitung jalan tol yang sudah lama beroperasi, maka perhitungan besaran tariff pun belum terlalu besar. Untuk Jagorawi, ditentukan besaran tariff Rp. 125 per km. “Berbeda dengan tol baru yang sudah Rp. 600 per km. Contoh tol Bali itu tarifnya Rp. 10.000. Berarti sekitar Rp. 1.000 per km,” tuturnya.
Sedangkan tariff termurah untuk ruas tol Jagorawi yaitu Rp. 2.000 untuk yang terbuka dan tertutup Rp. 7.000 untuk golongan I serta termahal golongan V sebesar Rp. 18.500

SHARE: