Slide 1

Tingkatkan Penyelenggaraan Jalan Tol yang Berkualitas dan Berkelanjutan, BPJT Kementerian PUPR Laksanakan Rapat Koordinasi Penyusunan Program Tahun 2020


07 Januari 2020 |   Berita/Umum  |   97

Tingkatkan Penyelenggaraan Jalan Tol yang Berkualitas dan Berkelanjutan, BPJT Kementerian PUPR Laksanakan Rapat Koordinasi Penyusunan Program Tahun 2020

Sukabumi - Sebagai upaya nyata pelaksanaan motto Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR melalui pola kerja Transformasi, Inovasi, dan Modernisasi (TIM), BPJT  Kementerian PUPR terus berupaya meningkatkan penyelenggaraan Jalan Tol yang berkualitas dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. Di awal tahun 2020, BPJT Kementerian PUPR memulai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Penyusunan Program Tahun 2020 dilaksanakan pada 6 – 8 Januari 2020, di Lido, Jawa Barat.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit, Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR Agita Widjajanto, Anggota BPJT Unsur Profesi Koentjahjo Pamboedi, Sekretaris BPJT Abram Elsajaya Barus, Kepala Bagian Umum Mahbullah Nurdin, Kepala Bidang Investasi Denny Firmansyah, Kepala Bidang Teknik Primawan Avicena, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Ranto P. Rajagukguk, Kepala Bidang Pendanaan Ambardy Effendy, serta jajaran Subbagian BPJT Kementerian PUPR.

Selanjutnya, Rapat Koordinasi juga dihadiri oleh beberapa narasumber dalam rangka diskusi pelaksanaan pembangunan Jalan Tol kedepan, yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto, Direktur Jenderal Pengadaan Tanah, Kementerian ATR/BPN Arie Yuriwin, Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (oleh Perwakilan LMAN).

Dalam arahannya Kepala BPJT Danang Perikesit menyampaikan, bahwa acara rapat koordinasi dengan mitra kerja BPJT ini dilaksanakan sebagai strategi implementasi program kerja  penyelenggaraan jalan tol pada tahun 2020. Diharapkan dengan adanya rapat koordinasi ini dapat menjawab tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan jalan tol baik dalam pembiayaan, pengadaan tanah, dan target capaian pada tahun 2020.

"Penyelenggaraan jalan tol yang berkualitas dan berkelanjutan terus dilaksanakan sesuai dengan pola kerja yang menjadi pedoman BPJT Kementerian PUPR yaitu melalui motto Transformasi, Inovasi, dan Modernisasi (TIM). Hal ini dilakukan dengan sinergi bersama para stakeholder, serta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang ada di seluruh Indonesia. Kita betul-betul bekerja dengan memahami dan mengapresiasi tingkat pelaksanaan kerja setiap bidang agar semakin solid dan kompak melalui team work," tambah Danang.

BPJT Kementerian PUPR memfokuskan target capaian pembangunan infrastruktur Jalan Tol periode tahun 2020 – 2024 atau dalam kurun waktu lima tahun ke depan dan ditargetkan mencapai 2.500 Km.

Pelaksanaan pembangunan Jalan Tol kedepan, mulai dari Trans Jawa yang kehadirannya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, secara keseluruhan akan tersambung dari Merak hingga Banyuwangi sepanjang 1.151 Km. Kemudian sekitar 2.000 Km meliputi pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera yang akan terbentang panjang dari Lampung hingga Aceh.

Hingga 2019 lalu, BPJT Kementerian PUPR telah berupaya dalam memberikan konektivitas jalan tol yang nyaman dan aman baik di Pulau Jawa, Pulau Bali, Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, dan Pulau Sulawesi, khususnya dalam memberikan kelancaran berkendara menuju setiap wilayah baik menuju kampung halaman hingga pengiriman logistic.

Hal ini dilakukan melalui kualitas peningkatan pemantauan baik kesiapan pelayanan transaksi elektronik di setiap gardu tol secara cepat, hingga kesiapan pelayanan berupa bantuan teknis keamanan untuk pengendara di jalan tol.  BPJT Kementerian PUPR juga berkoordinasi dalam hal menyiagakan para petugas jalan tol.

Dalam hal pelayanan kesiagaan di jalan tol, Telah disiapkan kendaraan siaga (Ambulance, Mobil Derek dan PJR), dan Variable Message Sign (VMS). Sedangkan untuk fasilitas pelayanan transaksi terdapat di setiap titik Gardu Tol Otomatis, Mobile Reader, dan lokasi Top Up Uang Elektronik. Telah disiapkan rubbercone untuk membebaskan bahu jalan saat terjadi antrian, serta menyediakan sarana informasi seperti spanduk, dan rambu-rambu sementara, serta penginformasian Jalan Tol yang bersifat digital mobile phone.

BPJT Kementerian PUPR juga selalu memberikan informasi terupdate mengenai informasi jalan tol di seluruh Indonesia serta pelaksanaan arus mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 pada laman website BPJT atau akun instagram/twitter @BPJT_info.

Informasi mengenai Jalan Tol di seluruh Indonesia juga dapat menghubungi Call Center Jalan Tol 24 jam di nomor telepon 14080. Terkait keberadaan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) / rest area, telah disiapkan TIP tipe A, TIP tipe B, dan TIP tipe C secara maksimal dengan berbagai fasilitas pendukung yang ada didalamnya seperti SPBU, Musholla, Toilet, CCTV pemantau, Lahan Parkir yang memadai dengan manajemen pengelolaan area parkir yang baik, tempat pengisian Uang Elektronik, hingga rumah makan. 

Setelah melaksanakan Rapat Koordinasi Penyusunan Program Tahun 2020 selama 3 hari, sore harinya Kepala BPJT Kementerian PUPR didampingi Anggota BPJT Unsur Profesi Koentjahjo Pamboedi, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Ranto Parlindungan Rajagukguk, Kepala Bidang Pendanaan Ambardy Effendi  pada Rabu, (8/1/20) melanjutkan kegiatan peninjauan secara langsung proyek pembangunan Jalan Tol Bogor - Ciawi - Sukabumi (Bocimi) Seksi II. (BPJT/Dms)

SHARE: