Slide 1

Presiden Joko Widodo Meresmikan Jalan Tol Medan – Kualanamu - Tebing Tinggi Ruas Kualanamu - Sei Rampah dan Medan – Binjai Seksi Helvetia - Semayang - Binjai


Sabtu, 14/10/2017 00:00:00 WIB | Berita/Peresmian

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan dua Jalan Tol yaitu Medan – Kualanamu - Tebing Tinggi Ruas Kualanamu - Sei Rampah dan Medan – Binjai Seksi Helvetia - Semayang - Binjai  pada Jumat (13/10) di Gerbang Tol Kualanamu. Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri PUPR, Menteri BUMN, Menteri Sekretaris Kabinet, Gubernur Sumatera Utara dan Direktur Utama PT. Jasa Marga.

Jalan Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi Seksi 2: Parbarakan – Kualanamu memiliki panjang 7,05 km, Seksi 3: Parbarakan – Lubuk Pakam sepanjang 4,4 km, Seksi 4: Lubuk – Pakam – Perbangun mempunyai panjang 12,8 km, Seksi 5: Perbangung – Teluk Mengkudu 9,6 km, Seksi 6: Teluk Mengkudu – Tebing Tinggi sepanjang 7,8 km. Total keseluruhan Jalan Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi adalah 61,70 km. Sementara itu untuk seksi 1 Simpang Tanjung Morawa – Simpang Pabarakan 10,75 km dan Seksi 7 Sei Rampah – Tebing Tinggi 9,30 km masih dalam progres konstruksi. Total ruas tol ini mencapai 61,70 km yang menjadi tol terpanjang di Sumatera. 

“Saat ini pembebasan tanah sampai Tebing Tinggi sudah selesai, tinggal konstruksi. Pertengahan 2018 sudah bisa tersambung ke Tebing Tinggi.” Ucap Presiden Joko Widodo

Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa kawasan pariwisata bisa kita dorong karena dari Medan Tebing Tinggi ke tempat pariwisata Danau Toba sekarang bisa ditempuh dalam 4-5 jam. Nantinya jika tolnya sudah jadi perjalanan kurang lebih hanya 1,5 – 2 jam.

Presiden Joko Widodo juga menambahkan jika jalan tol semua telah tersambung, maka diharapkan dapat menurunkan biaya operasional pengiriman barang dan jasa. Penurunan biaya operasional berdampak pada penurunan harga barang, dengan begitu dapat meningkatkan daya saing.

Rampungnya jalan tol yang dioperasikan oleh PT Jasamarga Kualanamu Tol yang merupakan anak usaha PT Jasa Marga (Persero) ini diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh sehingga dapat mengurangi kepadatan pada jalan nasional, selain itu tol ini juga diharapkan dapat mengembangkan wilayah Sumatera untuk mendukung pergerakan di sektor perekonomian dan pariwisata. Nilai investasi pada ruas ini adalah 4,072 Triliun dengan tanda tangan Perjanjian Pengusahaan jalan Tol pada 5 Januari 2015 dan diamandemen pada 20 April 2016.

Jalan Tol Kualanamu – Sei Rampah ke depannya akan terkoneksi dengan jalan tol Jasa Marga yang telah beroperasi sebelumnya, yaitu Jalan Tol Belawan – Medan – Tanjung Morawa, dimana titik pertemuan antar dua jalan tol tersebut adalah Tanjung Morawa.

Jalan Tol Medan – Binjai Seksi 2: Heltivia – Semayang memiliki panjang 6,18 km dan Seksi 3: Semayang – Binjai dengan panjang 4,28 km merupakan bagian dari Jalan Tol Medan – Binjai yang memiliki  total panjang 16,72. Untuk Seksi 1: Tanjung Mulia – Helvetia dengan panjang 6,27 masih dalam tahap progres bebas tanah sebesar 66,4% per 11 Oktober 2017.

Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa terdapat masalah pembebasan tanah di Medan – Binjai dan dimohon kepada seluruh jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), Kantor Wilayah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dapat mendukung pembebasan tanah agar cepat selesai.

SHARE: