Slide 1

Kesiapan Jalan Tol Untuk Mudik Lebaran 2018


Senin, 21/05/2018 00:00:00 WIB | Umum/

Memasuki musim mudik lebaran 2018 Pemerintah terus berupaya untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan prasarana demi mendukung kelancaran masyarakat melakukan perjalanan mudik yang aman dan nyaman.

“Kementerian PUPR berusaha keras untuk memberikan pelayanan yang jauh lebih baik dari tahun sebelumnya, kami memberikan layanan rute-rute pilihan yang akan dilalui para pemudik seperti lintas utara, tengah dan jalan tol. Pada tahun 2018 ini kondisi jalan lebih baik dari tahun sebelumnya.” Kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto saat jumpa pers di Kementerian PUPR, Jumat (18/5).

Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna mengatakan untuk Pulau Jawa sendiri terdapat 524 Km jalan tol beroperasi dari Jakarta hingga Surabaya dan jalur fungsional sepanjang 237 Km dari Jakarta sampai Surabaya.

Khusus untuk jalur fungsional terdapat  ruas jalan tol yang dibuka selama mudik lebaran yaitu, Pemalang – Batang sepanjang 39,20 Km, Batang – Semarang 75 Km, Semarang – Solo (Ruas Salatiga – Kertasura) 32,45 Km, Solo – Ngawi (Ruas Sragen – Ngawi) 50,8 Km, Ngawi – Kertosono (Ruas Wilangan – Kertosono) 39,05 Km, Kertosono – Mojokerto (Ruas Bandar – Batas Barat) 0,90 Km, Pandaan – Malang 15,47 Km dan Ciawi – Sukabumi 15,35 Km. Terdapat 14 Tempat Istirahat (TI), 31 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), 14 Parking Bay dan 27 Tempat Istirahat Sementara (TIS). Fasilitas TI dan TIS terdapat 540 toilet pria, 710 toilet wanita, 26 toilet mobile, 24 portable toilet dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti tempat makan, musholla/masjid, SPBU dan bengkel. Untuk fasilitas TIS telah dibekali toilet pria dan wanita serta fasilitas lainnya seperti musholla/masjid, SPBU serta tempat makan.

Sementara itu untuk Pulau Sumatera tersedia 125 Km jalur fungsional dan 119 Km jalur operasi. Adapun jalur fungsional terdapat di beberapa jalan tol seperti, Bakauheni – Terbanggi Besar (SS Bakauheni – SS Lematang dan Branti – Terbanggi Besar) 88,44 Km, Palembang – Indralaya (Ruas Pamulutan – Indralaya) 14,18 Km dan Terbanggi Besar – Kayu Agung (Ruas Terbanggi Besar – Terusan Nyunyai) 22 Km. Untuk lokasi TIP terletak di Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi besar.

Upaya pemerintah dalam mengantisipasi kemacetan yang akan terjadi adalah dengan menghentikan sementara kegiatan konstruksi jalan tol pada H-10 dan H+10 lebaran, mengkoordinasi lalu lintas dengan Korlantas, penerapan contra flow, pengalihan lalu lintas jika terjadi antrian di jalan tol dan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.

Peningkatan layanan transaksi juga akan terus dilakukan dengan cara mengoptimalisasi jumlah gardu operasi,penyediaan 120 mobile reader pada gerbang tol, menyediakan fasilitas top up dan penyediaan kartu perdana uang elektronik.

Meski sudah melakukan persiapan infrastruktur sarana dan prasarana di jalan tol Kepala BPJT tetap menghimbau agar masyarakat lebih bijak dalam memilih rute saat musim mudik lebaran, jalan tol bukanlah satu-satunya alternatif, terdapat juga moda transportasi lain yang lebih nyaman seperti pesawat, dan kereta api.

Pemerintah telah memperbaiki infrastruktur dan fasilitas pada jalur-jalur arteri dengan salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan daerah wisata di jalur Pantai Selatan. Terdapat beberapa tempat wisata yang indah yang bisa dikunjungi oleh pemudik. Selain dapat mengingkatkan kesejahteraan warga di kawasan tersebut, volume kendaraan yang terdapat di jalan tol pun dapat terurai.

Kepala BPJT menambahkan evaluasi dari pelaksanaan mudik tahun lalu pun menjadi acuan dari persiapan mudik Lebaran tahun ini dan Pemerintah berupaya keras untuk terus memberikan pelayanan lebih baik dari tahun ke tahun.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Preservasi Jalan Hedy Rahardian dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

 

SHARE: